BATANG – Kegiatan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah sekaligus kegiatan peningkatan kualitas pengawasan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) yang digelar Dr. Mohammad Saleh, ST, SH, M.En., di Desa Kambangan, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, mendapat apresiasi tinggi(19/05/26).
Menurut Seksi Humas Partai Golkar Kabupaten Batang, Wahyudi, SH., langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran wakil rakyat yang turun langsung mendengar dan menyerap kebutuhan masyarakat di tingkat paling bawah. Dalam keterangannya usai kegiatan, Wahyudi menyampaikan bahwa kehadiran Dr. Mohammad Saleh ke Desa Kambangan bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab konstitusional untuk menjembatani aspirasi warga ke tingkat provinsi.
“Kegiatan ini sangat penting dan tepat sasaran. Pak Saleh membuktikan bahwa wakil rakyat itu harus hadir, mendengar langsung apa yang dirasakan dan diharapkan masyarakat. Segala masukan, kendala, maupun usulan yang disampaikan warga di sini akan menjadi catatan penting dan bahan pembahasan di DPRD Provinsi Jawa Tengah, ” ujar Wahyudi di hadapan para peserta kegiatan.
Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat dari Partai Golkar, Dr. Mohammad Saleh senantiasa memegang prinsip bahwa kebijakan daerah harus lahir dari, oleh, dan untuk rakyat. Kegiatan di Desa Kambangan juga sekaligus memperkuat fungsi pengawasan, agar seluruh aturan yang sudah dibuat dapat berjalan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa. “Pengawasan pelaksanaan Perda tidak bisa hanya dilakukan dari meja kerja. Harus turun ke lapangan, melihat fakta, dan berdialog. Itulah yang dilakukan Pak Saleh hari ini. Kami berharap, apa yang disampaikan Ibu Plt. Kepala Desa Kambangan, Ibu Maya Dewi Anggraeni, beserta seluruh warga, segera mendapatkan perhatian dan tindak lanjut nyata, baik dalam bentuk perbaikan kebijakan maupun dukungan pembangunan, ” tambahnya.
Wahyudi juga mengapresiasi antusiasme dan keterbukaan pemerintah desa serta masyarakat dalam menyampaikan berbagai hal, mulai dari pelayanan publik, pengelolaan potensi desa, hingga kendala pembangunan. Sinergitas antara wakil rakyat, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai sebagai kunci utama agar seluruh program dan aturan berjalan efektif, tepat guna, dan mendorong kemajuan wilayah Kecamatan Blado dan Kabupaten Batang secara umum.
Di akhir pernyataannya, Wahyudi berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan ke berbagai wilayah lainnya. Hal ini bertujuan agar tidak ada aspirasi yang terlewat, serta pemerataan pembangunan dan kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Jawa Tengah.

Admin